BERITA TERKINI Senin, 11 Okt 2021
Dengan untung hanya Rp10-20 ribu sehari, kakek itu tetap gigih mengayuh sepeda ontelnya untuk berjualan es krim.
Sebenarnya target pasar si kakek adalah anak-anak yang pergi ke sekolah. Namun, karena sekolah sepi dan belum semuanya buka, ia harus keliling dari desa ke desa agar dagangannya laku.
Sayangnya, hingga sore, dagangan kakek itu masih tersisa banyak. Ia pun hanya bisa terduduk di sebuah jembatan sambil menyeka keringat.
Beruntung, seorang pria datang menghampiri dagangan si kakek. Setelah berbincang ringan, pemuda itu lantas ingin memborong semua es krim yang dibawa sang kakek.
“Berapa kalau saya beli semuanya? Ini boleh saya beli Rp150 ribu?” tanya pria tersebut.
Permintaan itu diiyakan dan saat itu juga si pria mengeluarkan uang yang jumlahnya melebihi tawarannya. Menerima uang tersebut kakek penjual es krim terkaget dan bingung.
“Kan Rp150 ribu?” tanyanya bingung.
Pria itu pun mengatakan bahwa uang itu rezeki sang kakek. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu si kakek harus membagikan es krim itu secara gratis pada anak-anak. Kakek pun menganggupinya sambil menangis tertahan dan mengucapkan terima kasih pada pria muda itu.
Baca juga:
• Seram, ini ramalan bumi dimasa depan
• Ibu ojol ini sempatkan makan bersama anaknya sambil menunggu penumpang
No comments:
Post a Comment